Minggu, 14 November 2010

Air ZamZam

Air zamzam berasal dari mata air zamzam dibawah tanah, sekitar 20 meter disebelah Tenggara Ka'bah. Mata air atau sumur ini mengeluarkan Air Zamzam tanpa henti. Diamanatkan agar sewaktu minum air zamzam harus dengan tertib dan membaca niat. Setelah minum air zamzam kita menghadap ka'bah.

Sumur zamzam mempunyai riwayat yang tersendiri. Sejarahnya tidak dapat dipisahkan dengan istri Nabi Ibrahim as, yaitu Siti Hajar dan putranya Ismail as. Sewaktu Ismail dan Ibunya hanya berdua dan kehabisan air untuk minum, maka Siti Hajar pergi ke Bukit Safa dan Bukit Marwah sebanyak 7 kali. Namun, tidak berhasil menemukan air setetespun karena tempat ini hanya merupakan lembah pasir dan bukit-bukit yang tandus dan tidak ada air dan belum didiami manusia selain Siti Hajar dan Ismail.

Penjelasan tentang sejarah ini adalah sebagai berikut. Saat Nabi Ibrahim as, Diti Hajar dan Ismail tiba di Makkah, mereka berhenti di bawah sebatang pohon kering. Tidak berapa lama kemudian Nabi Ibrahim as meninggalkan mereka. Siti Hajar memperhatikan sikap suaminya yang mengherankan itu lalu bertanya:"Hendak kemanakah engkau Ibrahim?","Sampai hatikah engkau meninggalkan kami berdua ditempat yang sunyi dan tandus ini?". Pertanyaan itu berulang kali, tetapi Nabi Ibrahim tidak menjawab sepatah kata pun. Siti Hajar bertanya lagi:"Apakah ini memeng perintah dari Allah?" Barulah Nabi Ibrahim menjawab,"Ya". Mendengar jawaban suaminya yang singkat itu, Siti Hajar gembira dan hatinya tentram. Ia percaya hidupnya tentu terjamin walaupun di tempat yang sunyi, tidak ada manusia dan tidak ada segala kemudahan. Sedangkan waktu itu, Nabi Ismail mesih menyusui.

Selang beberapa hari, air yang dari Nabi Ibrahim habis. Siti Hajar berusaha mencari air disekeliling sampai mendaki Bukit Safa dan Marwah berulang kali sehingga kali ketujuh (terakhir) katika dampai di Marwah, tiba-tiba terdengar oleh Siti Hajar suara itu adalah suara air memancar dari dalam tanah dengan derasnya. Air itu adalah air Zamzam.

Air zamzam yang merupakan berkah dari Allah swt, mempunyai keistimewaan dan keberkatan dengan izin Allah swt, yang bisa menyembuhkan penyakit, menghilangkan dahaga serta mengenyangkan perut yang lapar. Keistimewaan dan keberkatan itu disebutkan pada hadits Nabi, yaitu "Dari Ibnu Abbas ra, Rasulullah saw bersabda:"sebaik-baik air di muka bumi ialah air zamzam merupakan makanan yang mengenyangkan dan penawar bagi penyakit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar